MENGENAL JENIS-JENIS SUKU BUNGA BANK

MENGENAL JENIS-JENIS SUKU BUNGA BANK

Sebagai nasabah bank tentunya pasti mengenal apa itu suku bunga. Tetapi jangan salah Sobat, masih banyak dari masyarakat yang mungkin belum mengenal lebih dekat dengan suku bunga bank. Sebelum mengenal lebih jauh terkait produk maupun layanan di perbankan, ada baiknya Sobat mengenal terlebih dahulu apa itu suku bunga bank.

Secara sederhana, suku bunga bank diartikan sebagai balas jasa yang diberikan bank kepada nasabah yang membeli atau menjual produknya. Bunga juga dapat diartikan sebagai harga yang harus dibayarkan oleh bank kepada nasabah (yang memiliki simpanan) dan harga yang harus dibayar oleh nasabah kepada bank (jika nasabah yang memperoleh fasilitas pinjaman). Bunga bank bisa dibedakan ke dalam dua jenis, yaitu bunga simpanan dan bunga pinjaman. Bunga simpanan adalah balas jasa dari bank kepada nasabah atas jasa nasabah menyimpan uangnya di bank. Sedangkan bunga pinjaman adalah balas jasa yang ditetapkan bank kepada peminjam atas pinjaman yang didapatkannya.

Jenis Jenis Suku Bunga Bank

Di dalam industri perbankan, terdapat 5 (lima) jenis suku bunga, yaitu:

 Suku bunga tetap (fixed)

Suku bunga tetap atau fixed adalah suku bunga yang bersifat tetap dan tidak berubah sampai jangka waktu atau sampai dengan tanggal jatuh tempo (selama jangka waktu kredit).

Contohnya adalah bunga KPR Rumah Murah atau Rumah Bersubsidi yang menerapkan suku bunga tetap. Selain itu, suku bunga tetap juga dapat digunakan dalam kredit kendaraan bermotor juga.

Suku bunga mengambang (floating)

Suku bunga mengambang adalah suku bunga yang selalu berubah mengikuti suku bunga di pasaran. Jika suku bunga di pasaran naik, maka suku bunganya juga ikut naik, begitupun sebaliknya.

Contohnya adalah suku bunga KPR untuk periode tertentu. Misalnya untuk dua tahun pertama diberlakukan suku bunga tetap, namun periode selanjutnya menggunakan suku bunga mengambang. 

Suku bunga flat

Suku bunga flat adalah suku bunga yang penghitungannya mengacu pada jumlah pokok pinjaman di awal untuk setiap periode cicilan. Penghitungannya sangat sederhana dibandingkan dengan suku bunga lainnya, sehingga umumnya digunakan untuk kredit jangka pendek untuk barang-barang konsumsi seperti handphone, peralatan rumah tangga, motor atau Kredit Tanpa Agunan (KTA). Rumus perhitungannya adalah :

Misalkan, Bank memberikan kredit dengan jangka waktu 10 bulan sebesar Rp 15.000.000,00 dengan bunga 10% per tahun (flat). Asumsi bahwa suku bunga kredit tidak berubah (tetap) selama jangka waktu kredit. Maka perhitungan angsurannya secara rinci adalah sebagai berikut:

Suku bunga efektif

Suku bunga efektif adalah suku bunga yang diperhitungkan dari sisa jumlah pokok pinjaman setiap bulan seiring dengan menyusutnya utang yang sudah dibayarkan. Artinya semakin sedikit pokok pinjaman, semakin sedikit juga suku bunga yang harus dibayarkan. Suku bunga efektif dianggap lebih adil bagi nasabah dibandingkan dengan menggunakan suku bunga flat. Pasalnya suku bunga flat hanya berdasarkan jumlah awal pokok pinjaman saja. Rumus perhitungan bunga:

Misalkan Bank memberikan kredit dengan jangka waktu 10 bulan sebesar Rp 15.000.000,00 dengan bunga 10% per tahun (Efektif). Asumsi bahwa suku bunga kredit tidak berubah (tetap) selama jangka waktu kredit. Maka perhitungan angsurannya secara rinci adalah sebagai berikut:

Suku bunga anuitas

Metode ini mengatur jumlah angsuran pokok ditambah angsuran bunga yang dibayar agar sama setiap bulan. Dalam perhitungan anuitas, porsi bunga pada masa awal sangat besar sedangkan porsi angsuran pokok sangat kecil. Mendekati berakhirnya masa kredit, keadaan akan menjadi berbalik. porsi angsuran pokok akan sangat besar sedangkan porsi bunga menjadi lebih kecil.

Sistem bunga anuitas ini biasanya diterapkan untuk pinjaman jangka panjang semisal KPR atau kredit investasi. Rumus perhitungan bunga sama dengan metode efektif yaitu:

Misalnya, Bank memberikan kredit dengan jangka waktu 10 bulan sebesar Rp 15.000.000,00 dengan bunga 10% per tahun (Anuitas). Asumsi bahwa suku bunga kredit tidak berubah (tetap) selama jangka waktu kredit. Maka perhitungan angsurannya secara rinci adalah sebagai berikut:

Biasanya bank akan mengenakan kombinasi skema suku bunga dalam menyalurkan kredit, contohnya flatfixed, artinya bunganya pakai sistem flat dan bersifat tetap selama masa kredit; dan efektif-floating, yaitu menggunakan sistem bunga efektif dan besaran bunga bisa berubah tergantung kondisi pasar finansial.

Nahhh, itu dia pengertian dan jenis-jenis suku bunga Bank beserta contoh dari penerapannya. Semoga dengan informasi di atas, Sobat Sikapi bisa semakin paham dengan berbagai jenis suku bunga yang ditawarkan yah. Ingat selalu sebelum menjadi konsumen produk keuangan, pahami dulu produk keuangan beserta jenis bunga yang digunakan.

Sumber:

https://review.bukalapak.com/finance/arti-suku-bunga-bank-jenis-suku-bunga-dan-cara-penentuannya-110648

https://lifepal.co.id/media/bunga-bank/

Taufiqurrochman, Cecep. 2013. Seluk Beluk Tentang Konsep Bunga Kredit Bank. Jurnal Kebangsaan Vol. 2 No. 3 Januari 2013.

Tips Investasi Properti Bagi Milenials oleh Panangian Simanungkalit
STRATEGI INVESTASI PROPERTI – Tanah, Rumah, Ruko, atau Apartemen?

STRATEGI INVESTASI PROPERTI – Tanah, Rumah, Ruko, atau Apartemen?

Kamu mau investasi tapi masih bingung pilih investasi properti dimana? Apa aja sih kelebihan dan kekurangan masing-masing investasi, seperti tanah, rumah, ruko, dan apartemen? Nah, untuk membantu kamu menentukan pilihan sebelum salah pilih, simak video seri investasi kali ini, yaitu ngobrol-ngobrol bersama CEO Propertree, Lingga tentang bagaimana menentukan pilihan invetasi properti yang tepat sesuai dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing

Tips Investasi Properti yang Ideal

Tips Investasi Properti yang Ideal

Sekarang ini, investasi properti merupakan salah satu sektor investasi yang banyak dipilih untuk menjaga kestabilan keuangan supaya tidak terpengaruh dengan dampak inflasi yang semakin sadis.

Makanya, sangat wajar kalau akhirnya banyak sekali investor yang memilih bisnis properti untuk menyelamatkan harta mereka dari gerusan inflasi.

Properti sebagai investasi. Apa yang membuat properti menarik untuk menjadi pilihan investasi?

Cek Video Berikut ini

Harga Apartemen Turun. Saat Yang Tepat Untuk Beli

Harga Apartemen Turun. Saat Yang Tepat Untuk Beli

Sekarang, Saat yang tepat untuk beli Apartemen.*

sumber: Rumah.com

Menurut data RIPMI, secara keseluruhan KONDISI PASAR properti di tahun 2020 akan terus menjadi buyers’ market atau saat yang tepat bagi konsumen untuk membeli Apartemen. Pembeli akan dimanjakan dengan serangkaian pilihan dengan harga yang kompetitif dan karenanya disarankan untuk bernegosiasi untuk mendapatkan harga yang lebih rendah atau untuk mendapatkan diskon dan bonus tambahan.

Harga Turun, Suplai Apartemen Bertambah

Grafik Harga Apartemen

RIPMI-Harga apartemen pada Q4 2019 berada pada titik 115,4 atau naik 1% secara kuartalan (quarter-on-quarter/QoQ). Kenaikan ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan, setelah dua kuartal sebelumnya IPMI-H mengalami penurunan. Meski demikian, IPMI-Harga apartemen masih lebih rendah jika dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY).

Pada Q4 2019, indeks suplai apartemen berada pada 106,7, meningkat jika dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya, sebesar 13%. Indeks suplai apartemen didominasi oleh daerah-daerah yang merupakan pemasok apartemen terbesar seperti Jakarta (66%), Jawa Barat (12%) dan Banten (10%).

Grafik Suplai Apartemen

Anda Ingin Berinvestasi di Bidang Properti?

Menurut Panangian Simanungkalit begawannya Investasi Properti indonesia, anda harus menguasai 4 hal jika ingin berinvestasi dalam bidang properti.

Dan sekaranglah waktu yang tepat untuk memulai menjadi investor properti terutama apartemen.

Setelah mengetahui kondisi pasar, berikut informasi penting mengenai lokasi yang tepat untuk membeli apartemen.

Saat ini, apartemen menjadi instrumen investasi yang lebih 'cair' dibandingkan rumah tapak

Menurut Marine Novita, Country Manager dari Rumah.com.

penghasilan yang bisa didapat dari cashflow positif. Aliran kas ini diperoleh dari pemasukan uang sewa setiap bulannya atau selama periode waktu

Banyak platform digital seperti Travelio, AirBNB, dll yang menangani rental apartemen bermunculan. Apartemen pun lebih fleksibel disewakan, secara harian,bulanan, maupun tahunan. Banyaknya apartemen baru yang bermunculan di lokasi strategis, seperti kampus atau perkantoran, dengan harga yang bersaing juga membuat prospek investasi apartemen lebih menjanjikan.

Apartemen baru yang bermunculan di lokasi strategis, seperti kampus atau perkantoran

“Kebijakan ini akan mendorong geliat pasar apartemen, khususnya di daerah-daerah dekat perkantoran ataupun kampus seperti di kawasan Beji di Depok untuk pasar sewa mahasiswa, Ciumbuleuit di Bandung juga untuk pasar sewa mahasiswa, atau Ciputat di Tangerang Selatan, yang menyasar pekerja di kawasan kompleks perkantoran baru di TB Simatupang, Jakarta Selatan, dan daerah-daerah

lain dengan karakter yang senada,” Marine menambahkan.

Relaksasi LTV akan membuat pasar properti, khususnya di untuk investasi, kembali bergairah.

Bank Indonesia mengeluarkan dua kebijakan yang dapat berpengaruh terhadap sektor pasar properti nasional, yaitu penurunan suku bunga Bank Indonesia dan pelonggaran Rasio Pinjaman Terhadap Agunan atau Loan to Value (LTV) untuk properti hunian kedua. Kedua kebijakan ini dikeluarkan pada akhir 2019.

Melalui pelonggaran LTV ini, rumah kedua dengan luas di bawah 70m2 dapat dibeli dengan uang muka hingga serendah 5%, sementara untuk luas di atas 70m2 bisa dibeli dengan uang muka hingga serendah 10%.

Relaksasi LTV diperkirakan juga akan berdampak pada sektor apartemen, di mana saat ini dilirik sebagai instrumen investasi. Dampak kebijakan ini diyakini dapat menjadikan properti hunian secara umum kembali menjadi instrumen investasi yang menarik, seperti sebelum 2014 lalu.

Memasuki 2020, properti. akan kembali menjadi pasar yang menjanjikan bagi investor.

Harga penawaran diperkirakan akan tetap tumbuh seperti yang terjadi sepanjang 2019.

Prospek pertumbuhan harga dari sisi penawaran ini didorong oleh sejumlah kebijakan pemerintah di sektor industri properti.

Sementara itu, perluasan segmentasi apartemen ke arah menengah dan menengah bawah serta kemunculan apartemen-apartemen baru di area alternatif menjadi peluang baik bagi investor maupun konsumen utuk tujuan ditinggali.

Dan Memperkirakan Capital Gain 5 Tahun Kedepan!!

Biasanya, seorang investor setelah membeli properti seperti apartemen, mereka tidak langsung menjualnya, melainkan menahannya terlebih dahulu menunggu kenaikan harga properti, setelah harganya naik maka ia langsung menjualnya.

Tahukah Anda mengapa investasi properti selalu menjadi primadona?

Kenaikan harga properti lebih stabil dibandingkan instrumen investasi lain setiap tahunnya.

Artikel ini ditulis kembali dari sumber Rumah.com Indonesia Property Market Index Kuartal I 2020

Klik Tombol dibawah ini untuk mendownload Report PDF IPMI Q1-2020

Beli Apartemen untuk Disewakan, Kenapa Tidak?

Beli Apartemen untuk Disewakan, Kenapa Tidak?

Saat ini banyak sekali developer yang mengembangkan property termasuk apartemen dengan cara memasarkannya dahulu, sedangkan bentuk fisik apartemennya sendiri belum ada.

Namun Anda jangan khawatir, justru ini kesempatan emas Anda untuk berinvestasi apartemen karena harga yang dipatok jauh lebih murah ketimbang jika membeli apartemen yang sudah jadi.

Lalu, apa yang harus Anda perhatikan jika ingin ikut investasi apartemen yang belum di groundbreaking?

Jika apartemen belum dibangun

  1. Pilih developer yang sudah menghasilkan banyak portofolio apartemen yang selesai dibangun
  2. Tidak memiliki dana tunai? Manfaatkan fasilitas kredit pemilikan apartemen (KPA).
  3. Pantau perkembangan pembangunan apartemen, jangan segan untuk tanyakan kepada developer kapan bangunan dirampungkan. Dan pastikan tidak ada halangan ketika proses pembangunan

Itu tadi tiga hal yang harus Anda perhatikan jika ingin berinvestasi di apartemen yang belum selesai pembangunannya. Lalu bagaimana jika apartemen Anda sudah diserah terimakan oleh pihak pengembang?

Jika apartemen sudah selesai dibangun

Sebelum Anda bisa menyewakan apartemen kepada calon penyewa, ada beberapa hal yang harus Anda lengkapi saat proses serah terima kunci apartemen, diantaranya

1. Melengkapi dokumen serah terima yang meliputi;

a. Fotokopi KTP (2 Lembar) dan asli KTP
b. Fotokopi NPWP (2 lembar) atas nama Anda
c. Fotokopi Surat Nikah dan Kartu Keluarga
d. Fotokopi dan asli Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) maupun Surat Pemesanan
e. Bukti pelunasan angsuran terakhir
f. Pas foto berwarna ukuran 3×4 cm (1 lembar)
g. Materai Rp 6.000 sebanyak:
– 2 (dua) lembar untuk yang pembayaran angsurannya sudah lunas seluruhnya
– 4 (empat) lembar untuk yang pembayaran angsuran tidak/belum lunas seluruhnya
h. Biaya administrasi legal Rp 350.000,- (khusus yang pembayaran tidak/belum lunas seluruhnya, *tergantung developer).
i. Surat pemberitahuan untuk Serah Terima Apartemen

2. Menandatangani Berita Acara Serah Terima

3. Membayar IPL, sinking fund, dan biaya lain (jika ada)

4. Penyerahan kunci dan kelengkapan lainnya

5. Melakukan checklist unit seperti memastikan stop kontak berfungsi, cek meteran air, mencoba kunci apartemen, cek lantai, dinding, keran air, jendela, serta cek meteran listrik.

Nah sekarang apartemen Anda sudah layak untuk dihuni atau disewakan kepada calon penyewa. Tinggal melengkapi perabotan jika memang nantinya akan Anda sewakan full furnished atau dibiarkan kosong (non-furnished).

Seperti apa Investasi Apartemen Menguntungkan Itu?

Seperti apa Investasi Apartemen Menguntungkan Itu?

Seperti apa sih investasi apartemen yang menguntungkan itu? Simak pembahasannya berikut ini

Setelah mengetahui langkah-langkah memulai bisnis investasi apartemen, yang perlu Anda ketahui adalah bagaimana supaya bisnis investasi apartemen Anda lancar dan menguntungkan. Berikut adalah hal yang harus Anda perhatikan

Anda akan untung, jika

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu Anda cermati lagi agar bisnis investasi apartemen Anda menguntungkan dan dapat menjadi

  • Berinvestasi di apartemen di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan kota besar lainnya mengingat semakin sulit lahan tapak dan tingginya harga landed house di kota besar.
  • Memilih lokasi apartemen yang strategis, tidak mesti di area CBD, misalkan dekat dengan fasilitas umum (stasiun, halte, sekolah, rumah sakit) dan pusat perbelanjaan.
  • Cermat dalam menentukan harga sewa, cari tahu range harga sewa di apartemen lain dekat lokasi apartemen Anda berada. Tetapkan harga yang bersaing, jangan terlalu rendah atau terlalu tinggi serta pasang harga yang masuk akal.
  • Rawat apartemen Anda, percantik dengan tambahan interior, dengan begitu calon penyewa apartemen akan lebih tertarik, at least for the first sight.
  • Mulai promosikan iklan sewa apartemen Anda melalui online, melalui portal khusus penyewaan apartemen, iklan baris, ataupun di forum diskusi online.

Anda akan rugi, jika

Namun sebaliknya, jika Anda tidak merencanakannya dengan tepat dan terukur, kerugianlah yang akan Anda dapatkan , maka dari itu  hal-hal berikut ini mesti Anda hindari supaya bisnis investasi apartemen Anda tidak mengalami kerugian

  • Malas ketika mencari informasi terkait apartemen yang akan Anda jadikan investasi. Jangan malas dan segan untuk mencari setiap detil dari apartemen incaran Anda, mulai dari rencana pembangunan, kondisi lokasi, legalitas tanah, dan informasi harga terakhir.
  • Membeli apartemen di saat sedang booming karena harganya yang sangat mahal
  • Tidak menghiraukan aspek legalitas. Jangan mudah teriming-imingi dengan harga murah, desain apartemen yang bagus, dan kelebihan lainnya, sekali perhatikan aspek legalitas mulai dari izin lahan sampai dengan izin pembangunan.
  • Tidak melakukan perawatan secara berkala.

Hindari “lapar mata”. Jangan sekadar tertarik dari tampilan fisik. Anda harus memiliki indicator perbandingan apartemen mana saja yang ingin Anda miliki untuk diinvestasikan.

Mengenal seluk beluk prospek investasi apartemen di Jakarta Selatan

Mengenal seluk beluk prospek investasi apartemen di Jakarta Selatan

Prospek Investasi Apartemen di jakarta Selatan – Pada kurun waktu antara tahun 2017-2019, berdasarkan laporan Colliers International Indonesia akan ada 114 tower apartemen baru yang akan dibangun di Jakarta, yang masing-masing rinciannya sebagai berikut:

  • 28,014 unit di 49 tower pada 2017
  • 27,739 unit di 49 tower pada 2019
  • 7,623 unit di 16 tower pada 2019

Total akan ada 59.376 unit apartemen baru hingga akhir tahun 2019. Pada tahun 2017 kontribusi unit apartemen terbanyak dicatat oleh apartemen Puri Orchard yang dikembangkan oleh Adicipta Graha Kencana dan Taman Anggrek Residence oleh pengembang Agung Sedayu.

Perlu Anda ketahui pula berdasarkan hasil riset yang juga dilakukan oleh Colliers International Indonesia menemukan fakta bahwa rata-rata occupancy rate sewa apartemen di Jakarta naik dari 70,2 % menjadi 71,3% pada kuartal terakhir di 2017.

Untuk lebih jelasnya, saya akan berikan gambaran harga sewa pertahun dari setiap apartemen yang berada di beberapa lokasi di Jakarta untuk saat ini:

1. Kawasan Jakarta Barat

  • Apartemen Puri Park View: unit 2BR Fully Furnished disewakan seharga Rp. 45 juta/tahun
  • Apartemen Royal Mediterania: unit 2BR Fully Furnished disewakan seharga Rp. 85 juta/tahun
  • Apartemen St. Moritz: unit 2BR Fully Furnished disewakan seharga Rp. 160 juta/tahun

2. Kawasan Jakarta Selatan

  • Apartemen The Aspen Residence: unit 2 BR Fully Furnished disewakan seharga Rp. 96 juta/tahun
  • Apartemen Tamansari Semanggi: unit studio Fully Furnished disewakan seharga Rp. 60 juta/tahun
  • Apartemen Kemang Village: unit studio Fully Furnished disewakan seharga Rp. 156 juta/tahun

3. Kawasan Jakarta Pusat

  • Apartemen Springhill Terrace Residence: unit 1BR Fully Furnished disewakan seharga Rp. 60 juta/tahun
  • Apartemen Sudirman Park: unit 1BR Fully Furnished disewakan seharga Rp. 84 juta/tahun
  • Apartemen Sahid Sudirman Residence: unit 1BR Fully Furnished seharga Rp. 178 juta/tahun.

Selain di beberapa lokasi yang sudah disebutkan diatas, ada lima kawasan di Jakarta yang memiliki prospek tinggi apabila Anda ingin memulai berinvestasi di bidang properti khususnya apartemen. Kelima kawasan di Jakarta tersebut adalah:

1. Simatupang

Dikelilingi jalan tol yang menghubungkan ke seluruh Jabodetabek, TB Simatupang menjadi kawasan bisnis paling vital di ibukota. Belum lagi banyak fasilitas pendukung lainnya yang dibangun di sepanjang jalur ini seperti sekolah internasional, mall, dan pembangunan LRT.

2. Pondok Indah

Menjadi kawasan pilihan perusahaan-perusahaan multinasional, sekolah internasional, dan kalangan ekspatriat. Lokasinya yang dekat dengan proyek MRT dipastikan akan menambah nilai investasi di kawasan ini.

3. Bumi Serpong Damai (BSD)

Banyak proyek hunian seperti cluster rumah dan apartemen. Memiliki mall-mall besar, sekolah internasional, dan juga kawasan perkantoran. Diprediksi setiap tahunnya akan muncul apartemen baru.

4. Puri Indah

Puri Indah merupakan kawasan modern yang direncanakan sebagai pusat bisnis baru di Jakarta setelah CBD Sudirman, Thamrin, dan Kuningan. Letaknya yang strategis yakni dapat dijangkau dengan mudah melalui Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan Tol Dalam Kota membuat Puri tak hanya diisi dengan deretan hunian elit dan mewah, beberapa CBD dan mall-mall besar.

4. Tamrin

Terletak di jantung kota Jakarta, Thamrin merupakan salah satu CBD (Central Business District) utama di Jakarta. Kawasan ini juga diisi oleh kantor pemerintahan, dan mall-mall elit di Jakarta seperti Grand Indonesia dan Plaza Indonesia

Investasi Apartemen Cara yang Tepat dan Benar untuk Memulainya

Investasi Apartemen Cara yang Tepat dan Benar untuk Memulainya

Setelah Anda mantap untuk berinvestasi di bisnis apartemen, langkah selanjutnya adalah memulainya. Adapun langkah-langkah yang bisa Anda coba untuk memulai investasi apartemen adalah sebagai berikut:

1. Pilih pengembang (developer) yang terpercaya

Saat memutuskan untuk mencari apartemen untuk Anda jadikan sebagai investasi, pertama yang harus Anda lakukan adalah menggali informasi seputar pengembang yang terpercaya dan terbukti track recordnya. Apalagi jika Anda ingin membeli apartemen yang belum rampung pembangunannya.

Sekali lagi pastikan bahwa pengembang tersebut memiliki kredibilitas, legalitas, dan komitmen dalam mewujudkan “janji” pembangunannya.

2. Cermat dalam memilih lokasi

Hal yang kedua yang bisa Anda lakukan adalah menentukan lokasi dimana anda akan membeli apartemen.

Umumnya apartemen dibangun dilokasi yang strategis, seperti dekat dengan fasilitas dan sarana umum (stasiun, halte, rumah sakit, jalan tol, sekolah) hingga area bisnis (mall dan perkantoran).

Ada dua jenis area yang biasa dipilih developer untuk membangun apartemen yaitu prime area dan non-prime area, misalnya di Jakarta, prime area yang dimaksud adalah lokasi apartemen yang dekat dengan kawasan CBD seperti Kuningan, Sudirman, Permata Hijau atau Puri Indah.

Sedangkan non-prime area adalah lokasi yang masih belum banyak pembangunan contohnya di kawasan timur Jakarta, namun diprediksi akan menjadi kawasan bisnis dan niaga dalam beberapa tahun kedepan.

Yang membedakan keduanya adalah capitalization rate prime area lebih tinggi dibanding non-prime area yang mana bisa mempengaruhi nilai properti dan harga sewa

3. Perhatikan fasilitas umum yang Disediakan

Nah hal ini juga penting bagi Anda yang ingin berinvestasi apartemen dengan cara menyewakannya.

Perhaikan fasilitas umum yang disediakan cukup memadai, hal ini juga berpengaruh kepada ketertarikan calon penyewa kelak pada apartemen yang Anda miliki.

Biasanya fasilitas umum yang menjadi kriteria mutlak para pencari sewa apartemen adalah;

  • Area parkir yang luas
  • Sistem keamanan yang mumpuni (CCTV, security staff, kartu akses)
  • Fasilitas olahraga
  • Lift
  • Internet wi-fi yang kencang / ngebut

4. Perhatikan Biaya Maintenance / IPL

Sebagai hunian, apartemen memiliki perbedaan yang signifikan dengan landed house. Salah satunya adalah biaya maintenance atau IPL (Iuran Pengelolaan Lingkungan).

Seringkali kejadian ada pengelola apartemen yang menaikkan biaya maintenance tanpa sepengetahuan penghuni atau pemilik apartemen.

Untuk menghindari keputusan sepihak yang cukup merugikan tersebut, Anda bisa menanyakan tentang kenaikan IPL dengan mengkonfirmasi dari penghuni sebelumnya apakah ada keterlibatan penghuni apartemen dalam memutuskan naiknya biaya maintenance tersebut

5. Jeli Membidik Segmen Pasar

Selanjutnya, yang perlu Anda coba lakukan adalah mengamati dengan jeli segmen pasar dari apartemen yang akan anda investasikan.

Sebagai contoh, misalkan apartemen Anda berada dekat dengan kawasan perkantoran, maka Anda juga harus pandai dalam menentukan harga jual atau sewa yang masih terjangkau dengan kantong karyawan.

Jangan sampai harga yang dibanderol tidak sesuai dengan kemampuan calon penyewa dan tentunya akan berimbas buruk pada bisnis investasi apartemen Anda

6. Kerjasama dengan Agen Properti Lokal

Tentunya mempromosikan apartemen Anda agar dilirik konsumen adalah hal yang wajib Anda lakukan. Anda juga bisa bekerja sama dengan agen properti lokal, salah satunya adalah Agen PropertyPRO 

Investasi Apartemen di Jakarta

Investasi Apartemen di Jakarta

Anda harus memahami apa definisi dari “investasi apartemen di Jakarta” itu sendiri.

Invetasi apartemen merujuk kepada sebuah apartemen/kondominium yang tujuan utamanya adalah disewakan dan bukan ditempati oleh pemiliknya.”

Tujuan dari investasi apartemen adalah mendapatkan keuntungan dari sewa dan kenaikan nilai properti.

Dengan panduan yang tepat dan market research yang baik, investasi apartemen yang akan Anda lakukan akan berjalan dengan lancar dan dipastikan “on the track”.

Ingat, setiap bentuk bisnis atau usaha termasuk investasi ini pun ada resikonya, tapi resiko tersebut bisa diminimalisir asalkan Anda dapat merencanakan investasi tersebut dengan tepat dan benar.

#1. Mengapa memilih investasi apartemen sebagai keuntungan masa depan Anda

“Kenapa sih milih investasi apartemen? Kan bisa aja investasi yang lain, bukan apartemen doang?”

Kira-kira begitulah pertanyaan yang mungkin sering muncul ketika Anda meminta pendapat dari rekan atau saudara Anda terkait rencana investasi yang akan Anda jalankan.

Katakanlah apapun pilihan investasinya akan berhasil jika Anda merencanakannya dengan matang, namun ada beberapa hal yang membuat investasi apartemen memiliki perbedaan dan patut anda coba demi merengkuh keuntungan di masa depan.

Mari, kita ambil contoh

“Pak Salim memiliki uang atau modal sebesar Rp. 500 juta yang ingin diinvestasikan untuk masa tuanya, namun dia bingung produk investasi apa yang pas untuknya. Apakah investasi emas, deposito, saham, reksadana, ataukah properti dalam hal ini rumah dan apartemen.”

Jika Pak Salim investasi di deposito

“Bunga 5% per tahun X Rp. 500.000.000 = Rp. 25.000.000 per tahun.

Katakanlah Pak Salim ingin investasi jangka panjang selama 15 tahun, maka Pak Salim akan mendapatkan keuntungan Rp. 375.000.000 (jika suku bunga deposito tetap). Perlu dicatat ini belum termasuk biaya admin dan pajak, dan perlu diingat suku bunga deposito yang kemungkinan turun setiap tahunnya.

Jika Pak Salim investasi di apartemen

Ada dua keuntungan yang akan diterima Pak Salim jika menginvestasikan uangnya tersebut ke dalam bentuk apartemen, pertama menjualnya kembali dan kedua ialah menyewakannya.

Misalkan, Pak Salim membeli satu unit apartemen seharga Rp. 500 juta pada tahun 2017 di wilayah X, dan pada tahun 2018 harga pasaran satu unit apartemen menjadi Rp. 600 juta.

Capital gain = (harga jual – harga beli) : harga beli x 100%

Rp. 600 juta – Rp. 500 juta = Rp. 100 juta : Rp. 500 juta = 0,2 x 100% = 20%. Jadi dalam satu tahun capital gain yang diperoleh adalah 20% per tahunnya.

Maka, dalam jangka waktu 15 tahun capital gain dari apartemen yang Pak Salim miliki naik menjadi 300% atau memiliki nilai properti sebesar Rp. 1,5 milyar di tahun ke-15.

Itu kalau Pak Salim berniat untuk menjual apartemennya di kemudian hari, lalu bagaimana jika Pak Salim ingin menyewakan apartemennya? Berapa keuntungan yang Pak Salim dapatkan?

Sebelum menghitung berapa keuntungan yang didapat Pak Salim dari menyewakan apartemennya, kita tentukan dulu tarif sewa dari apartemen Pak Salim

Secara umum rumus tarif sewa apartemen adalah

Tarif Sewa (Rupiah/Tahun) = Nilai Properti (Rupiah) x Capitalization Rate (%)

*Capitalization Rate untuk Apartemen sekitar 7-12% (tergantung lokasi)

Tarif Sewa = 12 % x Rp. 500 juta = Rp. 60 juta/tahun atau Rp. 5 juta/bulan

Dalam 15 tahun, keuntungan kotor yang diterima oleh Pak Salim bisa mencapai Rp. 900 juta. Dengan catatan tidak ada jeda kekosongan selama 15 tahun.

Ini belum dikurangi biaya maintenance sebesar Rp. 500 ribu sebulan. Jika dalam 15 tahun biaya maintenance yang dikeluarkan sebesar Rp. 90 juta dan belum dikurangi biaya renovasi (jika diperlukan) dan kekosongan penyewa.

Sumber asli tulisan ini : Jendela360.com